TAKENGON – Pimpinan pasantren atau dayah Se-Aceh Tengah, rapatkan barisan atasi aliran sesat seperti mewabahnya organisasi gafatar.
Ketua HUDA (Himpunan Ulama Dayah) Aceh Tengah, Tgk. Adami, mengatakan para pimpinan dayah telah sepakat untuk melakukan pertemuan per satu bulan sekali tepat di akhir bulan.
Mekanisme pertemuan kata Tgk. Adami, dilakukan secara bergilir di seluruh dayah dan topik yang diangkat juga beragam, tergantung pada persoalan yang tengah terjadi di daerah setempat.
“Pergerakan aliran sesat saat ini sangat meresahkan masyarakat Aceh, termasuk di Aceh Tengah,” kata Tgk. Adami dalam sambutannya di Dayah Darul Muta'alimin, Blang Kolak II, Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah, Rabu 27 Januari 2016.