TERKINI
EKBIS

Pembangunan Tidak Tepat Waktu Hambat Pasokan Listrik di Aceh

Konsumsi listrik di Aceh saat ini mencapai 300 megawatt sementara suplai listrik baru mencapai angka 380 megawatt.

ADI GONDRONG Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 602×

BANDA ACEH – Pembangunan infrastruktur listrik yang tidak tepat waktu dapat menggangu pemasokan aliran listrik. Hal tersebut menyebabkan arus listrik di Aceh beberapa hari terakhir bermasalah.

“Pembangunan pembangkit listrik tidak on time, sehingga listrik tidak bisa dipasok sesuai dengan kebutuhan yang ada,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Republik Indonesia, Jarman, dalam pembukaan rangkaian kegiatan puncak Hari Nusantara ke 15 di Meuligoe Gubernur Aceh, Minggu, 6 Desember 2015.

Selain itu, kata dia, kebutuhan listrik di Aceh terus meningkat. Konsumsi listrik di Aceh saat ini mencapai 300 megawatt sementara suplai listrik baru mencapai angka 380 megawatt. Angka tersebut dinilai tidak aman karena akan terlampaui hanya dalam waktu 2 tahun.

Artinya, kata dia, kebutuhan listrik di Aceh dalam dua tahun mendatang akan melebihi kapasitas yang mampu disuplai PLN sekarang. 

“Kita harapkan semua pembangkit listrik yang dibangun harus selesai tepat waktu,” kata Jarman.[]

ADI GONDRONG
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar