BANDA ACEH – Seniman dan penulis Barlian AW mengatakan, Semasa kerajaan tempo dulu, Aceh terkenal dan besar karena seninya. Namun sekarang tidak lagi karena para pengambil kebijakan lebih berbicara kebesaran tempo dulu, namun tidak mau merawat kebesaran itu.
“Kalau kita sedang miskin tidak dapat berkesenian, setelah kaya lupa,” kata Barlian AW saat membahas soal Qanun Aceh bersama seniman dan instansi terkait yang diinisitori Biro Isra, di ruang rapat Biro Isra Kantor Gubernur, Banda Aceh, Kamis 20 April 2017.
Untuk itu, supaya kesenian Aceh maju, perlu ada aturan seperti yang diatur dalam Undang-Undang Pemerintahan Aceh Bab XXXI pasal 221 tentang kebudayaan dan Kesenian Aceh.
“Perlu diatur kembali konsep kesenian Aceh dengan kekhasannya. Perguruan tinggi bisa menjadi inisiatornya,” ujar Barlian AW.
Dijelaskan Barlian, pemerintah Aceh perlu campur tangan dalam mendisain kurikulum Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) yang baru lahir di Aceh.
“Pemerintah perlu ikut mendisain konsep kesenian,” lanjutnya.[]
NEWS
Barlian AW: Konsep Kesenian Aceh Perlu Diatur Kembali
BANDA ACEH - Seniman dan penulis Barlian AW mengatakan, Semasa kerajaan tempo dulu, Aceh terkenal dan besar karena seninya. Namun sekarang tidak lagi karena para…
Baca Juga
News
Seniman Boikot Festival yang Disponsori Israel
18 Agustus 2017
ekbis
Seniman-seniman Indonesia yang Raup Pendapatan Puluhan Juta dari Instagram
10 Agustus 2017
profil