Akhir-akhir ini kita dibingungkan oleh kata mempunyai dan memunyai. Media massa pun dibuatnya begitu. Lihat artikel di Pikiran Rakyat, 18 Oktober 2002 (Pimpinan Harus Selalu Harmonis) dan terbitan 1 Juli 2002 (Memberantas Pencucian Uang). Pada artikel pertama, terdapat kalimat: meminta agar warga Bandung memunyai perhatian . Sedangkan pada artikel kedua, ada kalimat: sebaliknya, Singapura sendiri mempunyai semacam kebijakan .
Mana yang benar?
Selama ini, kita mempelajari bahwa jika sebuah kata yang diawali dengan huruf p bergabung dengan awalan me-, huruf itu akan luluh. Jadi, menurut kaidah bahasa Indonesia, seharusnya bentuk yang dapat dianggap benar adalah memunyai. Namun, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi 2001, tertera kata pu.nya dengan kata turunan mem.punya.i. Apakah ada kata-kata berawalan p lainnya yang juga tidak luluh ketika digabungkan dengan awalan me-? Mari kita merujuk KBBI.
Ada empat pola kata berawalan huruf p yang terdapat dalam KBBI:
- KV (konsonan-vokal): huruf p akan luluh ketika bergabung dengan me-. Misalnya, pa.gar menjadi me.ma.gar.
- KVK (konsonan-vokal-konsonan): huruf p akan luluh. Misalnya: pim.pin menjadi me.mim.pin. Namun, jika sebuah kata hanya terdiri atas satu suku kata, huruf p tidak luluh. Misalnya, pel menjadi me.nge.pel.
- KKV (konsonan-konsonan-vokal): huruf p tidak luluh. Misalnya, pro.duk.si menjadi mem.pro.duk.si.
- KKVK (konsonan-konsonan-vokal-konsonan): huruf p tidak luluh. Misalnya, plom.bir menjadi mem.plom.bir.
Jadi, berdasarkan KBBI, ada empat jenis pola suku kata untuk kata awalan huruf p, yaitu pola di mana huruf p luluh (KV dan KVK) dan pola di mana huruf p tidak luluh (KKV dan KKVK).
Pertanyaannya, apakah suku kata awal sebuah kata dapat dijadikan pegangan untuk menentukan luluh tidaknya huruf p? Ternyata tidak. Dalam KBBI, juga ditemukan kata-kata yang diawali dengan huruf p, tetapi perilakunya berbeda dengan kelompok pola suku kata di atas. Ambil contoh kata pat.ro.li dan pat.ri yang berpola KVK. Harusnya, huruf p luluh bergabung dengan awalan me- sehingga akan menghasilkan kata turunan me.mat.ro.li dan me.ma.tri. Namun dalam kamus, ditemukan kata turunan mem.pat.ro.li.