JAKARTA – PT Pertamina Geothermal Energi (PGE), anak usaha Pertamina yang bergerak di bidang pengembangan panas bumi alias 'harta karun energi Indonesia', menyiapkan dana sebesar US$ 430 juta atau setara dengan Rp 5,6 triliun untuk membangun sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) yang tersebar di beberapa daerah pada 2017.
“2017 kita alokasikan anggaran kita sekitar US$ 430 juta. Itu untuk proyek-proyek panas bumi yang akan dilanjutkan,” jelas Direktur Utama PGE Irfan Zainuddin di Minahasa, Sulawesi Utara, Rabu (28/12/2016).
Beberapa proyek PLTP yang bakal dimulai tahun depan, antara lain PLTP Lumut Balai di Sumatera Selatan dan PLTP Bengkulu. Sedangkan PLTP yang akan selesai tahun depan, yaitu PLTP Karaha Bodas di Tasikmalaya dan PLTP Ulubelu Unit 4.
“Jadi tahun depan yang akan selesai itu Karaha 35 MW, Ulubelu unit 4 55 MW,” ujar Irfan.