LHOKSEUMAWE – Jenazah Tarmizi dimakamkan di kampung kelahirannya di Gampong Blang Crum, Kemukiman Kandang, Lhokseumawe. Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman yang berlangsung pada Minggu sore, 25 Desember 2016. Sejumlah polisi juga hadir di lokasi.
Jenazah korban langsung dibawa pulang pihak keluarga dan sore harinya dimakamkan di kampung halamannya di Blang Crum, Kandang Lhokseumawe, kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman melalui Kasubbag Humas Iptu Abdul Latif.
Baca: Ini Pengakuan Ita yang Terlibat Pembunuhan Suaminya
Menurutnya, kehadiran polisi di lokasi pemakaman sebagai sikap dukacita dari jajaran Polres terhadap musibah yang menimpa keluarga korban. Selain dihadiri oleh keluarga korban, proses pemakaman juga dihadiri oleh masyarakat gampong tersebut.
Tarmizi, 34 tahun, dibunuh oleh selingkuhan istrinya, Chairul Saputra, 26 tahun, sesaat setelah menangkap basah keduanya di rumah korban, Minggu pagi. Pria pengusaha kulit tersebut menghembuskan nafas terakhir setelah 9 tikaman pisau tajam mendarat di punggung dan dadanya.