BANDA ACEH – Selama berada di Aceh, duta besar negara sahabat turut didampingi oleh anak-anak muda Aceh yang berprestasi dan pintar. Mereka adalah orang-orang yang akan bernegosiasi dan mengatur waktu para Dubes negara sahabat selama berada di Aceh.
Para LO ini terdiri dari 16 orang yang dihubungi secara personal oleh protokoler Pemerintah Aceh. Mereka berasal dari beberapa komunitas dan juga duta wisata. Dubes yang berada di Aceh selama peringatan damai MoU Helsinki ini terdiri dari tujuh orang. Namun yang masih berada di Aceh hanya lima orang lantaran dua diantaranya sudah kembali pulang.
Alhamdulillah kami dipercayakan sebagai LO selama para dubes ini berada di Aceh, kata Jihan, salah satu LO yang ditemui portalsatu.com siang tadi di sela-sela acara di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, Minggu, 15 November 2015.
Menjadi pendamping para dubes dinilai sebagai sebuah prestasi. Pasalnya hanya orang-orang tertentu yang memiliki skill dan dianggap mampu serta berpengetahuan dan berwawasan luas.