TERKINI
TRAVEL

Prodi D-III Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Gelar Kuliah Umum

BANDA ACEH – Program studi Diploma III Ilmu Perpustakaan fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh menggelar Studium General (kuliah umum) bagi mahasiswa prodi…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 3 menit
SUDAH DIBACA 374×

BANDA ACEH – Program studi Diploma III Ilmu Perpustakaan fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh menggelar Studium General (kuliah umum) bagi mahasiswa prodi D-III Ilmu Perpustakaan, Kamis (13/10/2016) di ruang Aula Fakultas kampus setempat.

Kuliah umum yang mengangkat tema ‘Tren Teknologi Informasi di Perpustakaan’ tersebut menghadirkan narasumber, Hendro Wicaksono,M.Hum selaku Founder SliMS dari Universitas Indonesia Jakarta dan praktisi IT, Ahmad Fitri Annahar,M.LIS yang dipandu langsung oleh Sekretaris Prodi D3 Ilmu Perpustakaan, Mukhtaruddin, M.LIS.

Ketua prodi Diploma III Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry, Drs.Syukrinur,M.LIS, dalam sambutannya mengatakan agar perpustakaan tetap menjadi tujuan pemustaka, maka perpustakaan harus berkembang dan mengikuti tren perkembangan teknologi informasi dari hari ke hari berkembang begitu pesat, sehingga dibutuhkan suatu tuntutan untuk menyesuaikan dengan keadaan di era globalisasi seperti sekarang ini.

“Peningkatan pelayanan perpustakaan tentunya sejalan dengan kebutuhan dan harapan pengguna terhadap keberadaan perpustakaan, misalnya dalam hal pelayanan minimalnya seperti integrasi dari manual ke sistem automasi,” kata Syukri saat memberi kata sambutan, Kamis (13/10) di Aula FAH.

Sementara itu, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry, Syarifuddin, M.Ag.,Ph.D dalam sambutannya mengatakan diera globalisasi yang ditandai dengan kemajuan dibidang teknologi informasi yang menyebabkan membanjirkan arus informasi, sudah semestinya pustakawan sebagai penggelola informasi membantu memenuhi setiap informasi yang dibutuhkan. 

“Ledakan informasi merupakan pertanda dari peluang dan tantangan yang akan dihadapi manusia dimasa depan. Karena diera sekarang ini orang tidak bisa lari dari kebutuhan informasi untuk mendukung setiap aktifitasnya”,katanya
Ia menilai dalam menghadapi tuntutan kebutuhan pengguna perpustakaan yang semakin tinggi dan beraneka ragam, maka perpustakaan perlu mempersiapkan pustakawan yang professional yang siap bersaing sesuai kebutuhan pasar.

Dalam kesempatan tersebut, Hendro Wicaksono, M.Hum yang tampil pada sesi pertama menjelaskan bahwa seiring perkembangan teknologi informasi, pustakawan yang mempelajari dan menguasai IT sangat dibutuhkan.

“Prospek lulusan  perpustakaan sangat berkembang, hal ini ditandai karena kesadaran masyarakat dan peraturan pemerintah. Maka karena itu kita selaku pustakawan dituntut untuk menguasai IT dan tren perkembangan teknologi informasi,” jelasnya, dalam siaran pers.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa kerja diperpustakaan sebenarnya membangun komunitas. Tugas utamanya bukan membuat katalog namun membangun lingkungan pembelajaran.
“Diera sekarang ini jangan bangga lulusan pustakawan hanya bisa katalog, kita dituntut harus mampu menguasai teknologi,” tambahnya

Sementara itu, Ahmad Fitri Annahar,M.LIS dalam materinya memaparkan bahwa perkembangan teknologi informasi telah memberi dampak yang sangat besar dalam perkembangan perpustakaan. 

“Kita tidak akan melihat perpustakaan demikian majunya dengan layanan yang sangat bagus, cepat, efesien, dan dengan jangkauan yang sangat luas seperti sekarang ini jika teknologi informasi tidak berkembang sedemikian rupa, atau perpustakaan tidak menerapkan teknologi informasi ini dalam operasionalnya,” katanya diakhir diskusi.[]

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar