TERKINI
NEWS

Berawal Pertengkaran Abang-Adik, Rumah Dibakar, Seorang Tewas

TAKENGON - Diduga berawal dari cek-cok mulut (pertengkaran) antara Damri dan Wen (abang-adik), warga Desa Asir-Asir Atas, Kecamatan Lut Tawar, Aceh Tengah, rumah peninggalan orang…

DATUK HARIS MOLANA Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 907×

TAKENGON – Diduga berawal dari cek-cok mulut (pertengkaran) antara Damri dan Wen (abang-adik), warga Desa Asir-Asir Atas, Kecamatan Lut Tawar, Aceh Tengah, rumah peninggalan orang tua mereka dibakar, Minggu malam, 1 November 2015.

Informasi dihimpun portalsatu.com, dalam kejadian sekitar pukul 21.30 WIB itu, Wen tewas. Sejauh ini belum diketahui persis penyebab kematian Wen. Namun, di perutnya bagian kanan terdapat luka sobek. Jenazah Wen telah dibawa ke Badan Layanan Umum (BLUD) Rumah Sakit Datu Beru Takengon untuk divisium.

Warga setempat menyebut kobaran api yang membakar rumah berkonstruksi kayu berlantai dua berhasil dipadamkan sekitar 20 menit setelah beberapa unit pemadam kebakaran tiba di lokasi. Sejumlah aparat keamanan tampak siaga di TKP.

Menurut sejumlah warga setempat, mulanya Wen dan Damri cek-cok mulut (adu mulut).  Kata warga, itu terjadi lantaran Damri melarang Wen yang memasang bendera merah putih di sekeliling bagian atas rumah peninggalan orang tuanya. Rumah itu dilaporkan selama ini sering kosong.

Masih menurut warga, Wen kemudian mengungkit-ungkit masalah pembagian harta peninggalan orang tua berupa rumah dan lahannya. Cek-cok mulut berlanjut hingga akhirnya Wen membakar rumah tersebut.

Usai kejadian itu, Damri dibawa lari secara paksa oleh warga setempat. Warga kemudian menemukan Wen telah tewas bersimbah darah. Lalu, jenazahnya dibawa ke BLUD Rumah Sakit Datu Beru Takengon.

“Dia (Wen) memang emosian orangnya. Bentar-bentar ribut, baik sama keluarga maupun orang lain,” kata seorang tetangganya yang tak ingin disebutkan namanya saat ditemui di lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, portalsatu.com belum mendapat konfirmasi dari Damri dan pihak kepolisian.[]

DATUK HARIS MOLANA
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar