BANDA ACEH – Rumah kos-kosan atau kotrakan di seputaran Darusalam dan Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh marak terjadi pencurian. Rumah kontrakan yang umumnya dihuni oleh mahasiswa atau pemuda lajang ini kerap disatroni maling meski di siang hari. Target operasi pencurian pun beragam, mulai dari sepeda motor, ponsel, laptop dan barang berharga lainnya.
Fahmi salah seorang mahasiswa di Darusalam mengaku sudah dua kali kehilangan barang akibat disatroni pencuri. Parahnya, aksi pencuri itu dilakukan pada siang hari.
“Tahun lalu laptop sekarang ponsel. Udah musibah ya mau bagaimana lagi,” katanya kepada portalsatu.com, Rabu, 11 Mei 2016.
Hal serupa juga diaminkan oleh Iwan. Salah seoarang mahasiswa yang tinggal di kawasan Rukoh ini juga mengaku kemalingan beberapa waktu lalu. Ia mengaku kehilangan laptop. “Waktu itu yang dicuri laptop, saya yakin sekali kejadiannya malam hari dan ada saya di dalam rumah,” ucapnya.
Tak hanya menimpa Iwan, kasus tersebut juga menimpa Vani. Mahasiswa yang kuliah di salah satu kampus di Darusalam ini juga mengaku kehilangan laptop akibat disatroni maling.
“Waktu itu saya kuliah dan pencuri masuk dari depan dengan cara mendobrak pintu utama,” kata dia.