BIREUEN - Yayasan Permata Atjeh Peduli bekerjasama dengan RSUD dr. Fauziah Bireuen membuka layanan Voluntary Conseling and Testing (VCT) HIV/AIDS. Semua persiapan sudah dilakukan seperti…
BIREUEN – Yayasan Permata Atjeh Peduli bekerjasama dengan RSUD dr. Fauziah Bireuen membuka layanan Voluntary Conseling and Testing (VCT) HIV/AIDS.
Semua persiapan sudah dilakukan seperti melatih tenaga medis RSUD dr. Fauziah menjadi konselor HIV, RR VCT dan petugas laboratorium. RSUD dr. Fauziah sendiri saat ini sedang mempersiapkan ruangan yang lebih nyaman untuk program ini. Berdasarkan data Yayasan Permata Atjeh Peduli, terdapat 26 kasus HIV di Kabupaten Bireuen.
Direktur YPAP, Chaidir, dalam siaran pers yang diterima redaksi, Selasa, 3 Mei 2016 menjelaskan, penandatanganan MoU antara kedua belah pihak telah berlangsung pada 1 April 2016 lalu. Isi MoU tersebut di antaranya pihak rumah sakit menyediakan layanan VCT. Sementara YPAP bersama Caritas Germany akan membiayai semua kegiatan pendukung VCT tersebut.
“Sedangkan pihak rumah sakit berkomitmen menyediakan sumber daya manusia dan menyediakan ruangan khusus serta sarana pendukung lainnya sesuai dengan standars VCT,” kata Chaidir.
Dalam hal ini YPAP berterimakasih kepada Pemkab Bireuen dan Caritas Germany yang telah memberikan dukungan dan kepedulian untuk masyarakat Aceh dalam upaya memutuskan mata rantai penularan HIV/AIDS.
Sebelumnya kata dia, YPAP telah mendirikan klinik VCT HIV/AIDS di Puskesmas Dewantara Kabupaten Aceh Utara. Yayasan ini sudah memasuki tahun ke 10 dalam program pengentasan HIV/AIDS di Aceh. Chaidir sangat berharap dukungan dan kerja sama pemerintah dan semua lapisan masyarakat dalam menghentikan stigma atau diskriminasi pada Orang Dengah HIV/AIDS atau ODHA serta penyebaran virus ini.
“Tanpa kerjasama semua pihak maka semua upaya yang dilakukan oleh Komisi Penaggulangan AIDS (KPA), Dinas Kesehatan dan LSM hanya menjadi percuma. Sejak 2009 sampai dengan 2015 Aceh memiliki 239 kasus HIV berdasarkan data DITJEN P2P Kemenkes.”
Kegiatan-kegiatan yang akan didanai YPAP bersama Caritas Germany selama setahun ini untuk mendukung adanya klinik VCT antara lain pelatihan ToT Test atas Inisiatif Petugas Kesehatan (TIPK) sebanyak dua kali dalam setahun secara berkelanjutan. Peningkatan kapasitas tenaga kesehatan tentang TIPK, HIV dan Aids di lingkungan RSUD Fauziah Bireuen sebanyak tujuh kali dalam setahun.
“Kami juga akan membuat penyuluhan HIV/AIDS untuk masyarakat Resti dalam Kabupaten Bireuen sebanyak 5 kali dalam setahun. Juga ada studi banding / kunjungan belajar ke Rumah Sakit Umum Daerah Moewardi Solo Jawa Tengah,” kata Chaidir.
Mereka juga akan memfasilitasi pihak RSUD Fauziah Bireuen untuk melakukan lobby ke tingkat provinsi serta membantu biaya ikut pelatihan konselor VCT satu tim 4 orang dari RSUD dr. Fauziah Bireuen.[](ihn)