Upaya pertama yang dilakukan untuk memunculkan sebuah bahasa yang dapat dipakai oleh masyarakat dunia yang berbeda bahasa untuk saling berkomunikasi adalah menghidupkan kembali bahasa yang telah punah. Bahasa yang pernah diupayakan bangkit dari kematiannya adalah bahasa Latin yang digunakan oleh bangsa Yunani. Bahasa Latin tersebar karena kejayaan Kekaisaran Romawi yang dibantu oleh pengaruh keagamaan gereja.
Dulu bahasa Latin digunakan di Eropa Barat. Puncak kejayaan bahasa Latin ialah pada abad ke-16. Bahasa tersebut digunakan oleh kaum intelektual untuk berpikir dan berkomunikasi. Bahasa Latin bukan hanya berperan sebagai media pengajaran di sekolah-sekolah, melainkan juga satu-satunya bahasa yang diajarkan.
Bahasa Latin punah karena berbagai sebab. Pertama, kepunahan itu karena bahasa Latin hanya diketahui oleh kaum cendekiawan sehingga tidak semua lapisan masyarakat Eropa Barat menggunakannya. Kedua, meningkatnya kebutuhan perdagangan dan kebutuhan para pedagang untuk mendapatkan sarana komunikasi yang efektif untuk para pembeli di luar kawasan pengaruh bahasa Latin itu tidak dapat diatasi oleh bahasa Latin.
Bukan hanya itu alasannya, berkembangnya hubungan dagang dan keagamaan dengan negara-negara Timur Jauh, seperti India, India Barat, dan Amerika membuat bahasa Latin kurang berperan daripada bahasa-bahasa Eropa. Akibatnya, bahasa itu lama-lama ditinggalkan pemakainya. Akhirnya, meningkatnya kegiatan ilmiah dalam bentuk pertukaran ide dan hasil penelitian di Prancis dalam bahasa Prancis membuat kedudukan bahasa Latin semakin tergoyahkan.
Posisi bahasa Latin semakin terpuruk ketika banyak penemu tidak lagi menulis hasil penemuan dengan bahasa Latin. Newton, misalnya, pada 1704 menulis karyanya yang berjudul Opticks menggunakan bahasa Inggris. Lalu, dalam masa Renaissance (abad ke-14, ke-15, dan ke-16) terjadi perubahan-perubahan dari abad pertengahan ke abad modern. Perubahan itu ditandai oleh kesadaran etnik di Eropa dan menyebabkan revolusi pemakaian bahasa nasional oleh bangsa-bangsa di Eropa dengan akibat diturunkan kedudukan bahasa Latin.