Perkenalkan nama saya Fauziah Aida Fitri, saya mahasiswi International Accounting Program Universitas Syiah Kuala, penerima Beasiswa Erasmus+ Undergraduate Exchange Program di Masaryk University, Republic Ceko.

Ceko adalah negara di Eropa bagian Tengah yang terbentuk setelah bubarnya negara Cekoslovakia. Di sini saya mendapatkan kesempatan belajar di sebuah kota Brno, kota terbesar kedua setelah Prague ibukota dari Republik Ceko. Brno merupakan kota yang terletak di sebelah selatan Ceko.

Ketika saya sudah memulai belajar di universitas ini, setiap bulannya ada banyak acara yang diadakan seperti Country Presentation, Food Festival, Board Games dan Drinking Beer Party. Jadi saya hanya participate di ajang Country Presentation dan Food Festival. Pada ajang Food Festival ini, kami harus memasak masakan khasnya Indonesia, di mana kami akan dibayar 1000 czk (mata uangnya Ceko) untuk di-refund-kan.

Pada saat itu saya dan ke enam anak Aceh lainnya serta yang berasal dari Jakarta bingung ingin memasak apa karena itu adalah event yang pertama setelah kami datang ke Brno. Jadi kami pun tidak ingin memasak yang terlalu ribet atau pun susah. Timbullah ide untuk memasak pisang goreng yang kami namakan “Fried Banana”, itu adalah masakan yang mudah dan bisa memperbanyak makanan tersebut serta makanan lainnya dan banyak mahasiswa Erasmus lain yang datang dari berbagai negara untuk mencoba dan mahasiswa-mahasiwa Ceko pun ikut mencobanya.

Mereka pertama agak aneh dan heran ketika mendengar pisang kok bisa ya digoreng? Dan kami menjelaskan pisang ini tidak langsung digoreng begitu saja namun diberikan tepung. Dan ketika mereka mencoba memakannya mereka semua menyukainya terutama orang-orang Ceko dan Slovakia. Karena para bule di negara ini sangat menyukai makanan yang manis, apalagi ketika mereka memakan pisang goreng yang kami berikan sedikit coklat di atasnya dan keju.

Mereka sangat terkesan dan langsung memberi vote ke kotak suara untuk pemilihan juara di ajang Food Festival tersebut. Dan kami mendapatkan juara ke 3 di Food Festival tersebut. Dan hari berikutnya semua mahasiswa mulai memanggil anak-anak Indonesia dengan sebutan Fried Banana dan memberi komentar “Your food is good”. Bahkan salah satu dari mahasiswa Slovakia meminta kami untuk mengajari dia memasak pisang goreng.[](tyb)

*Fauziah Aida Fitri, mahasiswa International Accounting Program Universitas Syiah Kuala yang sedang berada di Bosnia-Herzegovina.