MADRID – Zinedine Zidane merasa tidak yakin perihal masa depannya bakal bertahan menjadi pelatih di Real Madrid, meski dirinya terbilang sukses memimpin klub itu ke final Liga Champions.
Media Spanyol melaporkan pada pekan ini bahwa presiden Real Florentino Perez menginginkan Zidane, yang dikontrak sampai 2017, untuk bertahan di klub pada musim depan.
Real memiliki sejarah di mana mereka cukup sering mengganti pelatihnya, namun posisi Zidane terlihat lebih aman setelah mereka mengalahkan Manchester City pada Rabu 4 Mei 2016 untuk menyiapkan pertandingan final menghadapi tim sesama kota di Spanyol, Atletico Madrid.
Pelatih asal Prancis keturunan Maroko itu dipercaya Real Madrid menjadi pelatih utama menyusul pemecatan Rafa Benitez pada Januari 2016. Ia mengatakan, belum ada yang diputuskannya sampai musim kompetisi berakhir.
“Kami sekarang ini belum memenangi apa-apa dan keyakinan saya adalah ketika Anda memiliki pekerjaan ini, maka Anda harus memberikan segalanya, setiap hari dan tidak memikirkan hal lain,” kata Zidane pada konferensi pers yang berlangsung pada Sabtu.
Ia menimpali, “Saya hanya berkonsentrasi pada apa yang harus kami lakukan. Kita lihat saja apa yang terjadi pada akhir musim.”
Dalam ajang Liga Utama Spanyol (La Liga), Real Madrid yang berada di peringkat ketiga akan menjamu Valencia pada Minggu. Real masih berharap dapat mengejar pemuncak klasemen Barcelona dan tim peringkat kedua Atletico Madrid, yang keduanya memiliki 85 angka, unggul satu angka di atas Real.
Valencia telah merusak ambisi gelar Real pada dua kunjungan terakhirnya di liga ke Bernabeu, menahan imbang 2-2 pada dua musim terakhir.