BANDA ACEH – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) menolak kedatangan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang dikabarkan bakal ke Aceh untuk membuka Pekan Olahraga dan Senin (Porseni) di Aceh Tengah awal Agustus 2016 ini. (Baca: Menteri Lukman Dijadwalkan Buka Porseni di Takengon)
Ketua YARA, Safaruddin, mengatakan penolakan tersebut terkait dengan proses mutasi di Kementerian Agama Wilayah Aceh yang tidak sesuai prosedur yang telah diadukan ke Komisi Aparatur Sipil Negara. (Baca: Mutasi Puluhan Pegawai, YARA Adukan Kakanwil Kemenag Aceh ke KASN)
Selain itu Menag juga dinilai mengabaikan hasil audit khusus Irjen Kementerian Agama dan hasil sidang Dewan Pertimbangan Kepegawaian yang memberhentikan Kanwil Aceh dari jabatannya.
“Kami menilai Menag telah mengabaikan 5 nilai budaya kerja sebagai slogan kerja yang telah diterapkannya di jajaran Kementerian Agama dan slogan itu hanya menjadi slogan belaka. Lima nilai budaya kerja tersebut terdiri dari integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan,” kata Safaruddin dalam siaran pers yang diterima redaksi, Sabtu, 30 Juli 2016.