SUBULUSSALAM – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Kota Subulussalam mengkritisi kebiasaan pejabat Subulussalam yang dinilai suka “berfoya-foya” dan bertamasya ke luar daerah dengan dalih kunjungan kerja.
“Sangat miris melihat perilaku budaya pejabat negeri ini, berfoya-foya dan bertamasya dengan dalih tugas negara seakan menjadi budaya elegan mereka,” kata Ketua YARA Subulussalam Edi Sahputra dalam siaran pers yang diterima portalsatu.com, Senin, 2 Januari 2017.
Kritikan tersebut disampaikan YARA terkait perilaku sejumlah anggota legislatif memamerkan kemewahan aktivitas mereka lewat akun Facebook. Termasuk agenda menghadiri jamuan makan malam bersama Wali Kota Subulussalam Merah Sakti di Singapura.
“Mereka para penguasa asyik bertamasya di Batam dengan dalih kunjungan kerja, diteruskan jamuan makan malam di Singapura bersama wali kota sesuai dengan status salah satu wakil rakyat di akun Facebook,” kata Edy.
Menurutnya, perilaku tersebut tidak pantas dilakukan oleh seorang pejabat, terlebih kondisi daerah sedang karut marut seperti kas daerah “kosong”, guru menuntut haknya, dan lain sebagainya.