Setiap tahun Dictionary.com merilis “kata tahun ini” atau word of the year. Untuk 2016, kata itu adalah xenophobia.
Xenophobia diartikan sebagai rasa takut atau benci terhadap bangsa lain, orang dengan kebudayaan yang berbeda, atau orang asing. Bisa juga diartikan rasa takut atau tidak suka akan adat, pakaian, dan lainnya dari orang-orang yang secara budaya berbeda.
Melihat kata xenophobia, mungkin terbesit kesan kuno. Namun, kata ini sebenarnya relatif baru. Smithsonian mencatatnya masuk ke dalam bahasa Inggris pada akhir 1800-an. Xenophobia merupakan gabungan dua kata dari bahasa Yunani. Xenos berarti orang asing atau tamu, dan phobos berarti takut atau panik.
“Xenophobia dan kata-kata lain yang berhubungan dengan berita global dan retorika politik merefleksikan ketertarikan seluruh dunia akan meningkatnya rasa takut pada keberbedaan pada 2016 membuatnya jadi pilihan kata tahun ini,” kata Liz McMillan, CEODictionary.com dalam rilis pers.
Pemilihan kata tahun ini tidak hanya didasari oleh kata yang paling dicari di Dictionary.com melainkan juga apa yang mereka lihat sebagai tema menyeluruh yang mencakup setahun penuh. Seperti ditulis TIME, kata tersebut merefleksikan kondisi sepanjang 2016. Mulai dari sentimen menjelang Brexit, pilpres AS, debat seputar pengungsi Suriah, penembakan polisi, hingga perdebatan seputar toilet umum untuk kaum transgender.
Profesor kebijakan publik dari Berkeley, Robert Reich pun merasa xenophobia adalah pilihan kata tahun ini yang tepat. “Namun itu juga merupakan salah satu ancaman yang harus kita hadapi. Ini bukan kata yang patut dirayakan melainkan sentimen yang harus dilawan,” kata Reich.