LHOKSEUMAWE - Petugas Wilayatul Hisbah (WH) menggerebek sebuah ruko di kawasan terminal L-300, Mongeudong, Lhokseumawe, Senin, 12 Juni 2017, sekitar 11.00 WIB. Ruko tersebut diduga dijadikan tempat…
LHOKSEUMAWE – Petugas Wilayatul Hisbah (WH) menggerebek sebuah ruko di kawasan terminal L-300, Mongeudong, Lhokseumawe, Senin, 12 Juni 2017, sekitar 11.00 WIB. Ruko tersebut diduga dijadikan tempat menjual nasi siang hari dalam bulan Ramadan. Pemilik ruko yang merupakan oknum anggota TNI berinisial MK diamankan ke Kantor Satpol PP dan WH Lhokseumawe.
Kasatpol PP dan WH Kota Lhokseumawe Irsyadi didampingi Kabid Penegakan Syariat Islam M. Nasir menjelaskan, penggerebekan tersebut menindaklanjuti laporan warga yang merasa resah karena adanya kegiatan makan siang di ruko kawasan terminal L-300.
Saat kita gerebek, ada beberapa orang yang sedang makan, kabur. Hanya satu orang yang kita tangkap (karena tidak melarikan diri). Ada juga yang sedang main biliar di belakang rumah tersebut ikut melarikan diri saat petugas datang, kata Irsyadi.
Menurut Irsyadi, saat ini oknum anggota TNI berinsial MK bersama seorang pria yang ditemukan dalam ruko itu masih diperiksa petugas WH. Setelah itu, kata dia, MK akan diserahkan ke kesatuannya. Sementara pria yang ditemukan dalam ruko milik MK, akan dilepas setelah diberi peringatan keras dan menandatangani surat pernyataan.
Ada beberapa barang bukti yang kita sita, yaitu beberapa bungkus nasi yang sudah berisi ikan gorengan, kuah, telur mata sapi dan sejumlah bukti lainnya. Kabarnya nasi-nasi itu pesanan dari orang-orang yang bekerja di terminal angkutan minibus tersebut, pungkas Irsyadi.
Informasi lainnya diperoleh portalsatu.com, terduga penjual nasi siang di ruko itu merupakan istri MK.[]