TAKENGON – Masyarakat yang ingin menuju ke dataran tinggi Aceh diimbau untuk berhati-hati saat melintasi jalan nasional Bireuen – Takengon tepatnya di Kilometer 92. Kondisi badan jalan di kawasan itu sudah amblas sebagian, juga rentan longsor akibat pondasi tanah yang terkikis.
Camat Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah, Aulia Putra, ketika memantau lokasi bersama Danpos TNI setempat, Senin, 28 Desember 2015 mengatakan, saat ini di titik jalan tersebut sudah dipasang rambu-rambu yang memperingatkan pengendara agar memperlahan laju kendaraan, sekaligus bersabar untuk silih berganti lewat dari arah yang berlawanan.
“Walaupun sudah dipasang rambu-rambu, tapi tetap aja ada pengendara yang tidak sabar, sehingga beberapa kali sempat terjadi kemacetan,” ujar Aulia melalui siaran pers yang diterima redaksi.
Menurutnya perilaku yang tidak sabar dari pengendara tersebut, selain membuat macet jalan, juga dikhawatirkan menambah beban jalan yang sudah setengah amblas, sehingga situasinya sangat rawan bencana.
“Kami datang sekaligus untuk mengimbau pengguna jalan agar bersabar dan hati-hati ketika melintas, untuk keselamatan bersama,” kata Aulia.
Kawasan Kilometer 92 Jalan Nasional Bireun – Takengon memang langganan longsor. Sebelumnya tebing di sisi bukit longsor dan menutupi badan jalan, kali ini giliran badan jalan yang terkikis sedikit demi sedikit.
Kondisi tersebut bila dibiarkan berlarut-larut dikhawatirkan terjadi kecelakaan yang merugikan pengendara. Pihak berwenang yang menangani jalan lintas nasional tersebut diminta bertindak cepat sebelum terlambat.[] (ihn)