REDELONG – Puluhan gajah yang masuk ke kawasan Kampung Transat Alur Gading, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, berhasil digiring kembali ke hutan.
Camat Pintu Rime Gayo, Mustafa, mengatakan, penggiringan itu dilakukan sejumlah warga secara manual dengan mengandalkan petasan dan peralatan tradisional sejenis.
“Warga sudah kembali ke rumah mereka dan telah beraktivitas seperti biasa pasca amukan gajah beberapa hari lalu,” kata Mustafa kepada portalsatu.com, Rabu, 4 Januari 2017.
Terkait keberadaan Conservatian Rescue Unit (CRU) Sayeung Kampung Negeri Antara yang ada di Pintu Rime Gayo, Mustafa menjelaskan, sejauh ini masih kontinu mengatasi gangguan kawanan gajah liar yang ada di Bener Meriah. Namun, penggiringan kali ini tidak melibatkan tiga ekor gajah jinak yang ada di CRU lantaran jumlah kelompok gajah liar dan ukurannya yang tidak sebanding.