SUKA MAKMUE – Camat Seunagan, Muhajjir Hasballah, meminta Pemerintah Aceh untuk segera membangun tanggul pengaman di Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Nagan. Hal tersebut disampaikannya saat Tim Leader Offroad DPRA menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Gampong Pante Ceuremen, Jeuram, Kabupaten Nagan Raya, Selasa, 15 Desember 2015.
“Apalagi banjir yang terjadi kemarin sangat parah sekali,” kata Muhajir Hasballah.
Hal senada disampaikan oleh Kapolsek Seunagan, AKP Wahyu T, S.Sos. Dia mengatakan banjir bandang yang terjadi pada Sabtu, 12 Desember 2015 sekitar pukul 23.00 WIB tersebut akibat tanggul pengaman Krueng Nagan jebol.
“Satu unit rumah hanyut dan 45 unit rumah rusak berat. Stadion bola kaki juga rusak parah. Bahkan satu unit mobil milik Dishub juga ikut hanyut,” kata Kapolsek Seunagan.
Pernyataan tersebut turut diaminkan oleh Koramil 04 Seunagan, Sersan Mayor Adam melalui Babinsa Koptu Saiful Amri. Menurutnya meski pun tidak ada korban jiwa, tetapi warga masih trauma dan mengungsi ke Pasar Jeuram.
“Kejadiannya tengah malam lagi sehingga kami sangat was-was,” kata Koptu Saiful Amri.
Sementara itu, Camat Seunagan Muhajir Hasballah merencanakan pembangunan dapur darurat dan sumur bor di Meunasah Gampong Pante Ceureumen. “Saya sangat berterima kasih sekali kepada Teungku Muharuddin selaku pembina Tim Leader Offroad DPRA yang sudah bersilaturahmi dan memberikan bantuan kepada warga kami di sini,” kata Muhajir.
Dalam kunjungannya ke lokasi banjir, Tim Leader Offroad DPRA yang dipimpin oleh Zulfadli turut memberikan bantuan sandang dan pangan. Pemberian bantuan ini dilakukan secara simbolis melalui Camat Seunagan.
Turut hadir dalam rombongan adalah Koordinator Lapangan Tim Leader Offroad DPRA, Yu Salim serta anggota pengurus KMPA.[]