TERKINI
NEWS

Warga Bener Meriah Bersihkan Longsor Secara Manual

Wilayah tengah Aceh kerap terjadi longsor memasuki musim pengujan.

DATUK HARIS MOLANA Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 666×

REDELONG – Beberapa titik longsor dilaporkan terjadi di jalan lintas nasional Takengon-Bireuen dikarenakan hujan deras mengguyur daerah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Salah satu titik longsor adalah di Kilometer 92 dan Merie Satu, Bener Meriah, Rabu, 21 Oktober 2015 sekitar pukul 19.00 WIB.

Longsor tersebut mengakibatkan arus transportasi lintas Bireuen-Takengon untuk sesaat terpantau lumpuh. 

Kodrat Arianto, salah satu pengguna jalan melaporkan, hingga menjelang magrib tadi akses transportasi mulai terbuka. Warga dan pengguna jalan secara bersama-sama membersihkan tumpukan tanah longsor secara manual.

“Tumpukan tanahnya memang tinggi. Jadi bagi pengguna dum truk menabrak tanah itu hingga akhirnya bisa dilewati kendaraan roda empat,” kata kata Kodrat Arianto kepada portalsatu.com, Rabu malam.

Selebihnya, kata dia, warga juga ikut membersihkan tumpuhkan tanah itu dengan peralatan cangkul seadanya. “Tadi waktu saya di lokasi belum ada alat berat,” katanya yang mengaku ikut terjebak macet di Kilometer 92.

Dihubungi secara terpisah, Kepala BPBD Aceh Tengah, Jauhari mengatakan, wilayah tengah Aceh kerap terjadi longsor memasuki musim pengujan. Dia mengimbau agar masyarakat dan pengguna jalan untuk lebih waspada terhadap bencana longsor yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

“Masalah penanganan terus kita tanggulangi. Kita memang kekurangan alat berat, musim hujan seperti ini dimana-mana terjadi longsor. Makanya selesai di satu titik nanti langsung kita bawa alat berat ke titik longsor selanjutnya,” katanya.[](bna)

DATUK HARIS MOLANA
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar