KUALA LUMPUR – Kegigihan dan tanpa mengenal lelah dalam mensyiarkan agama, setelah sukses mengisi pengajian di negeri industri kepulauan Batam, sosok ulama muda yang namanya kian bersinar dan menjelma laksana malam purnama Teungku Zulfadli Al-Wahidi atau akrab disapa Waled Landeng, pimpinan Dayah Keumaral Al-Aziziyah Landeng, Lhoksukon, Aceh Utara diundang oleh masyarakat Aceh di Rawang, Kuala Lumpur, Malaysia dalam rangka pengajian umum Tasawuf, Tauhid dan Fiqh (Tastafi).
“Alhamdulillah, masyarakat Aceh di negeri jiran mengundang kami untuk memberi tausyiah agama dan pengajian umum di sana di bawah panji TASTAFI,” ujar Waled Landeng yang juga Sekretaris Tastafi Aceh Utara kepada penulis, Kamis, 23 Februari 2017.
Beliau menyebutkan setelah sebelumnya sukses mengisi pengajian yang diprakarsai perkumpulan masyarakat Aceh di kepulauan Batam selama beberapa hari, dan kini masyarakat Aceh di Malaysia juga melakukan hal yang sama.
“Terselenggaranya pengajian ini berkat kerja sama masyarakat Aceh di perantauan negeri jiran Malaysia,” lanjut ulama muda pengurus NU Aceh Utara itu.
Waled menjelaskan, di samping untuk menyampaikan pengajian umum, kunjungan ini juga untuk memperat ukhuwah dan silaturahmi dengan masyarakat di Malaysia sebagai bangsa satu serumpun.
“Kunjungan ini di samping untuk menyampaikan pengajian agama juga untuk mempererat ukhuwah dan silaturahmi dengan masyarakat Aceh dan masyarakat Malaysia pada umumnya,” lanjut alumni dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga itu.[]