SIGLI – Banjir bandang yang melanda Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie awal Desember lalu menyebabkan Pesantren Zawiyah Darul Asrar di Desa Krueng Seukuek rusak parah.
Ratusan santri di pesantren tersebut kehilangan tempat tinggal dan tidak dapat melakukan aktifitas belajarnya.
Menurut pimpinan pesantren Tengku Mansur, banjir bandang mengakibatkan sejumlah infrastruktur rusak meliputi, musalla, bilik santri, laboratorium dan dapur umum. Banjir juga menghanyutkan empat sepeda motor milik ustad yang mengajar di pesantren tersebut.
Akibat banjir ini, sejumlah orang tua telah mengambil kembali anak mereka untuk dibawa pulang ke rumah masing-masing. Hingga saat ini, sejumlah santri hanya mengandalkan bantuan dari warga pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.
Hingga kini belum ada bantuan pemerintah untuk lembaga pendidikan Islam tersebut. Pimpinan pesantren berharap pemerintah dapat membantu pembangunan kembali sejumlah insfratruktur yang rusak agar proses belajar dapat kembali normal. [] sumber: acehvideo.tv