TERKINI
NEWS

Usulkan Rp70 Miliar, KIP Aceh Utara: Hana Peng Han Jalan

LHOKSEUMAWE – Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara Jufri Sulaiman menyebut pihaknya mengusulkan dana untuk kebutuhan penyelenggaraan Pemilukada/Pilkada 2017 senilai Rp70 miliar lebih. Ia…

MAULANA AMRI Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.9K×

LHOKSEUMAWE – Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara Jufri Sulaiman menyebut pihaknya mengusulkan dana untuk kebutuhan penyelenggaraan Pemilukada/Pilkada 2017 senilai Rp70 miliar lebih. Ia berharap usulan dana itu ditampung Pemkab dan DPRK Aceh Utara dalam APBK 2016.

“Kita usulkan 70-an miliar. Angka pasti saya lupa. Itu untuk kebutuhan 2016 dan 2017. Kita minta kalau bisa jangan dua tahap (dialokasikan dana untuk KIP), sebab pelaksanaannya mulai pertengahan 2016 sampai 2017,” ujar Jufri menjawab portalsatu.com lewat telpon seluler, Sabtu, 5 Desember 2015.

Menurut Jufri, dana itu untuk kebutuhan pengadaan logistik Pilkada, termasuk alat peraga kampanye para calon, honor petugas PPS, operasional Sekretariat KIP, dan keperluan terkait lainnya.

“Kenapa banyak, karena Aceh Utara memiliki 852 desa, terbanyak di seluruh Indonesia. Dan untuk Pemilukada serentak, semuanya dibebankan pada penyelenggara, tidak lagi melalui calon (untuk alat peraga kampanye),” kata Jufri. “Jadi usulan (dana) kita itu sesuai Permendagri Nomor 44 dan 51”.  

Jufri menyebutkan, jika Pemkab Aceh Utara menganggarkan dua tahap dana untuk Pilkada, penyelenggara tidak bisa bekerja secara efektif. “Sebab bahan dan barang jih payah tabloe beu awai. Nye hana peng han jalan (sebab bahan dan barang yang dibutuhkan harus kita beli lebih dulu. Kalau tidak ada uang tidak akan berjalan),” ujarnya.

Akan tetapi, sejauh ini Jufri mengaku belum mengetahui berapa dana yang dialokasikan Pemkab Aceh Utara untuk Pilkada 2017 dalam Rancangan APBK 2016.

Disinggung bahwa dalam Rancangan APBK 2016, Pemkab Aceh Utara mengalokasikan dana untuk KIP Rp25 miliar, Jufri mengatakan, “Kalau 25 miliar itu hanya untuk honor saja, hana lom alat peraga (belum termasuk alat peraga)”. (Baca: Belanja Hibah dalam RAPBK Aceh Utara 2016 Meningkat 341 Persen, Mengapa?).[] (idg)

MAULANA AMRI
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar