TERKINI
TRAVEL

Unsyiah Buka Prodi Magister Kenotariatan

BANDA ACEH - Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) mulai tahun ini membuka program studi Magister Kenotariatan (MKn) di Fakultas Hukum (FH). Lahirnya prodi baru tersebut menambah…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 475×

BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) mulai tahun ini membuka program studi Magister Kenotariatan (MKn) di Fakultas Hukum (FH). Lahirnya prodi baru tersebut menambah jumlah prodi di Unsyiah menjadi 112 prodi yang terdiri dari prodi diploma, sarjana, magister, dan doktor, Jumat 10 Juni 2016.

Dekan FH Unsyiah, Prof. Dr. Faisal A. Rani, SH, M.Hum, mengatakan, program MKn resmi berdiri berdasarkan keputusan Menristekdikti RI Nomor 130/KPT/I/2016. Dilanjutkan dengan Surat Keputusan Rektor Unsyiah Nomor 992 Tahun 2016 tentang Penunjukan Pengelola Program MKn tahun 2016 terhitung berlaku mulai 1 April 2016.

Rani menjelaskan, penerimaan mahasiswa baru prodi MKn, pendaftarannya dibuka mulai 20 Juni-15 Juli 2016 di Sekretariat Program MKn FH Unsyiah lantai 2. Seleksi penerimaan mahasiswa baru dilaksanakan melalui tiga tahapan. Peserta mengikuti seleksi administrasi pada 21-22 Juli 2016, dilanjutkan seleksi ujian tulis pada 25 Juli 2016.

Menurut dia, materi ujian tertulis terdiri dari dasar-dasar Ilmu Hukum, Hukum Perdata, Hukum Kontrak, Hukum Agraria, dan Hukum Perusahaan. Terakhir, seleksi wawancara pada 26 Juli 2016. “Apabila ada pertanyaan dapat menghubungi Bapak Basri Efendi, SH, MKn di nomor 085260056335,” sebutnya.

Guru Besar FH tersebut menjelaskan, hasil seleksi nantinya dapat dilihat langsung di sekretariat program MKn. Mengenai biaya pendidikan, per semester Rp7 juta. Sedangkan uang pengembangan dan pembangunan lembaga Program MKn FH Unsyiah hanya dibayar sekali selama menempuh pendidikan yakni Rp8 juta.

“Penyelenggaraan prodi MKn di antaranya bertujuan untuk pengembangan ilmu pengetahuan, riset dan teknologi di bidang kenotariatan, serta peningkatan kuantitas dan kualitas penelitian dan pengabdian di bidang hukum kenotariatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Prodi tersebut juga memiliki beberapa standar kompetensi seperti, harus mampu berkontribusi bagi pembangunan hukum di Aceh dan Indonesia, khususnya yang berkenaan dengan ilmu hukum kenotariatan,” paparnya.

Kepala Humas Unsyiah, Husni Friady, S.T., M.M, menyiarkan, Rektor Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng mengapresiasi civitas akademika FH yang berhasil melahirkan prodi MKn. Seluruh civitas akademika Unsyiah juga akan terus berupaya melahirkan prodi-prodi baru untuk kebutuhan masyarakat. Lahirnya prodi MKn menjadi pemicu semangat fakultas-fakultas lain untuk mengembangkan prodi-prodi baru. 

“Selain meningkatkan jumlah prodi, para dosen juga harus mampu meningkatkan akreditasi setiap prodi. Unsyiah sudah berakreditasi A. Kini giliran prodi-prodi yang harus terakreditasi A. Para dosen dan mahasiswa harus mampu menciptakan inovasi-inovasi di bidang penelitian dan ilmu pengetahuan. Apalagi, sekarang sudah ada dana untuk Program Kreativitas Mahasiswa (PKM),” pungkasnya.[] (rel)

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar