LHOKSEUMAWE – Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristek Dikti) mengizinkan Universitas Malikussaleh (Unimal) membuka jurusan S1 Ilmu Kelautan.
Kepastian itu diperoleh setelah Rektor Unimal Prof. Apridar menerima SK Menristek Dikti No 415/KPT/2016, tentang pemberian izin program S1 Ilmu Kelautan, Kamis, 27 Oktober 2016.
Apridar menyebutkan, membuka jurusan S1 Ilmu Kelautan sejalan dengan nawa cita Presiden Joko Widodo yang ingin pembangunan sektor kelautan dilakukan secara masif di tanah air. Apalagi, Unimal memeiliki dosen S2 dan S3 yang ahli pada bidang biota laut, budidaya ikan, hasil tangkap dan lain sebagainya.
“Sebelumnya kita dirikan pusat penelitian kelautan di Unimal. Sekarang ada jurusan kelautan dan itu wujud keseriusan lembaga ini untuk berpartisipasi aktif membangun Indonesia dari sektor kelautan,” ujar Apridar melalui siaran pers diterima portalsatu.com.
Apridar menambahkan, saat ini Indonesia butuh sekitar 11.000 orang per tahun untuk tenaga kerja bidang kelautan. Jumlah itu menurutnya hanya terpenuhi sekitar 6.000 orang per tahun dari lulusan SMK kelautan dan S1 Kelautan.
“Artinya sektor ini membuka kesempatan besar lowongan kerja dalam dan luar negeri. Terpenting peningkatan kompetensi dan daya saing. Tentu kami berharap akan banyak yang menjadi wirausaha sektor kelautan,” ujarnya.
Menurut Apridar, jurusan itu berapa di bawah Fakultas Pertanian. Penerimaan mahasiswa baru dimulai tahun depan.
“Semoga dengan jurusan ini kita semakin maksimal menggali potensi laut Aceh dan Indonesia untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.[](rel)

