TURKI mengatakan, akan membebaskan Pastor Amerika, Andrew Brunson, yang telah ditahan hampir satu tahun, jika Amerika mengekstradisi ulama Muslim Fethullah Gulen, yang oleh Turki dituduh melakukan kudeta yang gagal tahun lalu.
“Mereka mengatakan 'kembalikan pendeta kami'. Kalian punya seorang ulama Muslim (Gulen) di sana. Berikan dia kepada kami, dan kami akan mengadili Brunson sebelum mengembalikan,” kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam sebuah pidato televisi.
Brunson, yang telah tinggal di Turki selama 23 tahun, dan istrinya, Norine, ditangkap karena tuduhan pelanggaran peraturan imigrasi bulan Oktober 2016. Istri Brunson dibebaskan, tapi tuduhan terhadap Brunson ditingkatkan Karena katanya ia mendukung jaringan Gulen, yang oleh Turki dianggap sebagai organisasi teroris.
Pasangan tersebut mengelola gereja Kristen di kota Izmir,di tepi laut Aegea. Norine bertemu dengan Menlu Amerika Rex Tillerson yang berkunjung bulan lalu ke Ankara. Tillerson mengatakan, Brunson telah “dipenjarakan dengan keliru”.