ANKARA – Kantor berita Kepresidenan Turki mengatakan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari Senin mengucapkan selamat kepada Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam sebuah panggilan telepon setelah pemilih “Ya” menang dalam sebuah referendum konstitusional, disiarkan Anadolu Agency.
Panggilan tersebut datang sehari setelah lebih dari 51 persen orang Turki memilih 18 amandemen konstitusi yang antara lain membuat Turki beralih dari sistem pemerintahan parlementer ke pemerintahan presidensial.
Kedua pemimpin tersebut juga membahas serangan kimia rezim Suriah 4 April yang menewaskan sekitar 100 warga sipil dan melukai 500 lainnya di kota Khan Sheikhun yang berada di provinsi Idlib.