BANDA ACEH – Ketua tim sukses bakal calon Bupati Bireuen Saifannur, Mukhlis mengatakan pihaknya merasa bingung saat berhadapan dengan penyelenggara pilkada. Itu terjadi saat mereka meminta klarifikasi terkait hasil tes kesehatan yang dikeluarkan direktur RSUZA Banda Aceh bahwa Saifannur tidak memenuhi syarat.
Awalnya puluhan pendukung Saifannur itu mendatangi kantor Paswaslih Aceh, Senin, 3 Oktober 2016. Mereka kemudian menuju kantor KIP Aceh. Kita bingung. Awalnya kami ke Panwaslih, tapi Panwaslih suruh ke KIP, dan KIP suruh kami ke Panwaslih lagi. Pue hana lee hukom di nanggroe nyoe (apa tidak ada lagi hukum di daerah ini), ucap Mukhlis seusai audiensi dengan pihak KIP Aceh.
Humas Panwaslih Aceh Irhamsyah mengatakan, pihaknya tidak pernah mengarahkan massa tersebut ke KIP Aceh. Kata dia, sengketa baru bisa diajukan setelah ada keputusan dari KIP Aceh.