LHOKSUKON – Tim pemenangan masing-masing pasangan calon (paslon) Bupati Aceh Utara, hingga saat ini masih mengawal kotak suara yang disimpan di kantor Panita Pemilihan Kecamatan (PPK) Lhoksukon. Proses pengawalan itu akan terus dilakukan hingga proses rekapitulasi atau hasil pleno selesai diumumkan secara resmi.

“Sejak usai pemungutan suara atau pencoblosan, kita terus mengawal kotak suara mulai dari Tempat Pemungutan Suara hingga saat ini di kantor PPK. Hari ini rapat pleno tingkat PPK juga sudah dimulai,” ujar Iwan alias Wan Nekat, 33 tahun, saksi sekaligus Tim Pemenangan Cek Mad – Sidom Peng Kecamatan Lhoksukon, saat ditemui portalsatu.com, di sela-sela rapat pleno yang digelar di Gedung Panglateh, Jumat, 17 Februari 2017.

Dalam proses pengawalan itu, kata Iwan, pihaknya bekerja penuh layaknya aparat keamanan, tidak boleh lengah. Bahkan demi menjaga surat suara yang sudah ada tetap aman, pihaknya rela hanya tidur satu atau dua jam sehari.

“Untuk Kecamatan Lhoksukon ada empat orang dari Partai Aceh (PA) yang mengawal kotak suara. Dua untuk bupati dan dua lainnya untuk gubernur. Selama proses pengawalan ini, kita makan dan minum di lokasi. Sebenarnya bisa dikatakan kami tidak tidur, palingan hanya memejamkan mata satu atau dua jam saja. Itu dilakukan bergantian,” ucapnya sambil tertawa.

Terkait hasil perhitungan suara di Lhoksukon, pihaknya optimis Cek Mad – Sidom Peng akan merebut kursi Bupati Aceh Utara. “Kita sangat optimis dan yakin Cek Mad – Sidom Peng menang di Aceh Utara, khususnya Lhoksukon. Untuk gubernur, kita akan terima apapun hasilnya di Lhoksukon. Namun untuk perhitungan seluruh Aceh, kita yakin Mualem – T.A. Khalid menang,” kata Iwan tersenyum.[]