TERKINI
TAK BERKATEGORI

Tim Pencari Nelayan Hilang Butuh Speed Boat

TAPAKTUAN - Para nelayan asal Gampong Pasie Meukek, Aceh Selatan yang dikerahkan ke perairan laut Kabupaten Simeulue menggunakan empat unit boat bertonase 7 – 8…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 3 menit
SUDAH DIBACA 305×

TAPAKTUAN – Para nelayan asal Gampong Pasie Meukek, Aceh Selatan yang dikerahkan ke perairan laut Kabupaten Simeulue menggunakan empat unit boat bertonase 7 – 8 GT sejak Jumat, 2 Desember 2016 malam untuk mencari tiga awak boat KM Satria yang hilang kontak sejak Minggu, 27 November 2016 lalu, mengalami kendala dalam melakukan proses pencarian korban karena air laut di sekitar bibir pantai sejumlah pulau di wilayah itu sangat dangkal.

Untuk memudahkan penyisiran di sepanjang bibir pantai sejumlah pulau – pulau kecil tersebut, tim pencari membutuhkan speed boat ukuran kecil.

Sekretaris Desa Pasie Meukek, Tgk Safadi, mengatakan, permintaan bantuan speed boat tersebut disampaikan langsung oleh para nelayan asal gampong itu yang sedang melakukan proses pencarian terhadap awak boat KM Satria asal Pasie Meukek yang dinyatakan hilang sejak pekan lalu.

“Permintaan itu disampaikan langsung oleh para nelayan kita melalui komunikasi radio boat ke radio pangkalan utama di Pasie Meukek. Kata mereka dengan kondisi kedalaman air disepanjang bibir pantai sejumlah pulau yang ada dalam wilayah Kabupaten Simeulu, menyulitkan mereka untuk mendekat ke bibir pantai guna dilakukan penyisiran. Sedangkan jika dilakukan penyisiran dengan berjalan kaki akan membutuhkan waktu berhari-hari untuk satu pulau, sementara di wilayah itu terdapat sejumlah pulau-pulau kecil. Satu-satunya solusi untuk mempercepat proses pencarian hanya dengan menggunakan speed boat,” kata Tgk Safadi saat dijumpai wartawan di Pasie Meukek, Minggu, (4/12).

Karena itu, melalui media ini mereka sangat mengharapkan kepada pihak terkait baik yang ada di Kabupaten Aceh Selatan dan Kabupaten Simeulue maupun di Provinsi Aceh segera mengerahkan bantuan speed boat ke titik lokasi fokus pencarian saat ini di sekitar Pulau Lewak dan Pulau Selaut.

“Para tim pencari sangat membutuhkan bantuan speed boat sekarang ini, semoga aspirasi mereka yang kami sampaikan melalui media ini dapat di tindaklanjuti segera oleh pihak-pihak terkait,” pintanya.

Di bagian lain, Sekretaris Gampong Pasie Meukek, Tgk Safadi, juga menyampaikan bahwa berdasarkan hasil perkembangan terakhir proses pencarian, pada Minggu, 4 Desember 2016 pagi, masyarakat dan para nelayan Simeulue kembali menemukan salah satu bagian body boat KM Satria yakni Kamar Monyet yang sudah terpisah dengan body boat lainnya termasuk satu buah Jerigen.

“Kamar Monyet tersebut ditemukan oleh masyarakat Simeulue sudah terdampar di atas karang pinggir pantai Pulau Ujong Lewak masih dalam Kabupaten Simeulue. Pulau Lewak tersebut berada persis di ujung Pulau Simeulue arah perairan laut Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE). Di Pulau Simeulue tersebut terdapat sejumlah pulau-pulau kecil yang jaraknya berjauhan,” kata Tgk Safadi.

Masih menurut keterangan tim pencari, lanjut Tgk Safadi, fokus pencarian saat ini sudah di arahkan ke Pulau Selaut. Jarak antara Pulau Lewak dengan Pulau Selaut mencapai 20 mil laut.

“Proses pencarian ke arah Pulau Selaut ini dilakukan karena arah angin dan air laut dari Pulau Lewak lebih cenderung ke Pulau Selaut. Mudah – mudahan dengan telah ditemukannya beberapa bagian boat KM Satria yang dinyatakan hilang sejak pekan lalu, akan membuahkan hasil dalam beberapa hari ini, karena fokus utama pencarian sekarang ini adalah mencari tiga orang awak boat yang mengalami kecelakaan tersebut. Kami sangat berharap ketiga awak boat naas tersebut bisa menyelamatkan diri ke sejumlah pulau yang ada di wilayah itu,” harapnya.[]

Laporan Hendrik Meukek

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar