IDI RAYEUK –  Tim Bola Voli Kecamatan Pante Bidari merasa kecewa dengan panitia pertadingan voli memperebutkan piala Pemerintah Kabupaten Aceh Timur. Pasalnya, panitia dinilai tidak bersikap tegas terhadap tim lainnya yang tak hadir saat partai final, di Gedung Idi Suport Center(ISC), Idi Rayeuk, kemarin sore.

Hal ini disampaikan Manajer Tim Bola Voli Pante Bidari Abdul Hadi Abidin akrab disapa Adi Maros kepada portalsatu.com, Kamis, 19 November 2015, usai Magri malam tadi.

Adi Maros menyebut panitia tidak bersikap tegas dalam pertandingan yang dianggap bergensi itu. Sebelumnya, kata dia, tim Pante Bidari sudah bertanding melawan Idi Timur dengan skor 2-2. Hasil pertandingan pada 17 November itu kemudian ditunda untuk dilaksanakan pada Kamis/kemarin sore.

“Hari ini (kemarin) tim kita sudah siap bertanding, tapi tim lawan tidak hadir. Sementara panitia sampai saat ini belum mengambil sikap yang tegas, padahal aturannya  jika tim lawan tidak datang atau walk out, maka kami sudah memenangkan pertandingan itu, tapi kenapa panitia ‘lari’, ada apa ini,” Adi Maros mempertanyakan.

Adi Maros meminta panitia bertanggung jawab atas kerugian moril dan materil dari tim asuhannya itu.

“Kalau memang sudah ada informasi tim lain mundur kenapa tidak memberitahukan secepatnya kepada kami. Jika memang tim kami sudah menang perlu ada keputusan yang resmi dari panitia, bukan meninggalkan masalah seperti ini, karena pertandingan ini bukan seperti maen di lampoh u (main dalam kebun kelapa),” ujar Adi Maros.

Adi Maros berharap kejadian ini tidak terulang lagi di dunia olahraga Aceh Timur. “Perlu kita junjung tinggi sportifitas dalam semua lini kegiatan olahraga supaya ke depan Aceh Timur bisa melahirkan bibit atlit baru untuk mengharumkan nama daerah,” kata Ketua Pemuda Pante Bidari itu.

Ketua panitia pelaksana Akmal saat dihubungi secara teripisah Kamis malam sekitar pukul 22.00 WIB mengatakan permasalahan tersebut hanya mis-komunikasi saja.

“Kami sebelumnya sudah memberitahukan kepada salah seorang perwakilan tim Pante Bidari bahwa tim Idi Timur tidak mau bertanding lagi,” kata Akmal.

Menuru Akmal, permainan tersebut mutlak menangkan tim Pante Bidari dengan memeroleh 3-0.

“Kami panitia menyatakan tim Pante Bidari menang, dan mendapat juara satu dalam even piala Pemkab Aceh Timur tahun ini,” tegasnya.

Akmal menyatakan panitia tetap berkomitmen menyelesaikan permasalahan tersebut. “Kami tidak lari kemarin, tapi hanya ketakutan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dari massa, dan saya rasa ini sama-sama saling memahami,” katanya.[]