TERKINI
NEWS

Tiga Warga Lhokseumawe Diserang Babi Hutan, Dua Dioperasi

Dia menggunakan cangkul untuk memukul hewan liar ini hingga tewas.

MAULANA AMRI Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 844×

LHOKSEUMAWE – Sebayak tiga orang warga Desa Seunubok, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, mengalami luka robek akibat diserang babi hutan, Kamis, 3 Desember 2015 sekitar pukul 10.00 WIB. Dua diantara korban terpaksa menjalani operasi guna menjahit luka robek yang dideritanya di Rumah Sakit TNI AD Lhokseumawe.

Kedua korban yang terpaksa menjalani operasi adalah M Yunus Husein, 57 tahun, dan Rusli, 41 tahun. Sementara korban yang luka ringan adalah Syarkuni, 55 tahun.

Hamdani, anak kandung M Yunus Husein mengatakan seekor babi hutan turun dari perbukitan ke sawah warga sekitar pukul 10.00 WIB. Mulanya, babi tersebut menyeruduk Syarkuni yang sedang pulang dari sawahnya.

Menurut Hamdani, warga mengusir hewan liar ini ke perbukitan ketika melihat kejadian tersebut.  “Akhirnya hewan tersebut kembali mengarah ke perbukitan,” katanya.

Namun babi tersebut kembali turun dari perbukitan dan menyerang M Yunus Husein yang sedang berada di sawah. Rusli, salah satu warga setempat yang juga sepupu korban, mencoba membantu M Yunus Husein yang sedang digigit oleh babi tersebut. Dia menggunakan cangkul untuk memukul hewan liar ini hingga tewas.

“Waktu (Rusli) sedang memukul, kedua tangannya juga sempat digigit,” kata Hamdani.

Ketiga korban kemudian dilarikan ke RS TNI AD Lhokseumawe dengan menggunakan sepeda motor sekitar pukul 11.00 WIB. 

Dokter bedah di RS TNI AD Lhokseumawe, dr. M. Tambah, Sp. B, mengatakan kedua korban masih masih memerlukan perawatan lanjutan. Pasalnya, M Yunus Husein, terpaksa mendapat 50 jahitan akibat luka yang dideritanya. 

“Operasi dilakukan selama dua jam dan setelah itu baru giliran Rusli yang akan dioperasi,” katanya paska mengoperasi kedua korban kepada wartawan.[]

MAULANA AMRI
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar