TAKENGON – Collin Smith, ketua rombongan Specialty Coffee Association of Europe (SCAE) beserta 18 rekannya tiba di kota dingin Takengon, Senin, 16 Nopember 2015, untuk melihat keberadaan kopi Gayo langsung di sumbernya.

Berdasarkan siaran pers diterima portalsatu.com, menempuh perjalanan darat dari Banda Aceh, Smith asal London Inggris tiba di Takengon sekitar pukul 17.40 WIB, langsung menuju Hotel Linge Land tempat mereka menginap selama kunjungan mereka ke kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Sempat diwawancarai pria ramah itu mengungkapkan kesan pertama tentang yang ia rasakan selama menempuh perjalanan, ia mengaku sangat terkesan karena semua yang ia dapati berbeda jauh dengan suasana di negara asalnya.

“Kesan saya, semua serba berbeda dari Inggris, berbeda dengan suasana di Eropa,” ujarnya.

“Terdapat kedai atau toko sepanjang perjalanan yang tidak akan ditemui di Inggris. Ini mengesankan,” lanjutnya.

Pepohonan yang beraneka ragam sepanjang perjalanan juga menarik perhatian penikmat kopi Arabika itu.

“Terdapat banyak jenis pepohonan hijau di pinggiran jalan, ini juga mengesankan. Yang paling berkesan, sambutan orang-orang disini. Senang berada di tempat ini,” ujarnya mantap.

Selanjutnya Smith bercerita tentang kopi Gayo yang sudah ia kenal sejak 15 tahun lalu, dan ia merasa bahagia akhirnya bisa tiba di Dataran Tinggi Gayo, melihat langsung kebun kopi yang telah ia nikmati selama ini.

Bupati Aceh Tengah Nasaruddin mengundang ke sembilan calon mitra bisnis tersebut ke pendopo setempat untuk makan malam bersama. Sejumlah kesenian lokal turut disuguhkan, dan profil daerah berikut statistik tentang kopi ditampilkan dengan alat bantu projector.

Saat acara makan malam berakhir, pimpinan rombongan Collin Smith berdiri di hadapan Bupati Aceh Tengah dan menyatakan puas dengan pelayanan tuan rumah.

“Kami merasa tersanjung dan puas dengan pelayanan yang diberikan. Terima kasih atas layanan yang diberikan,” ujarnya.

Sesaat sebelum meninggalkan ruangan itu, Mr. Smith menyerahkan cenderamata kepada Bupati Aceh Tengah Nasaruddin.[]