Grand Final kejuaraan daerah Off Road ini memperebutkan Tropy Ketua DPR Aceh.
BANDA ACEH – Ketua DPR Aceh, Teungku Muharuddin, mengatakan grand final kejuaraan daerah Off Road adalah puncak dari kejuaraan daerah yang sebelumnya sudah dilaksanakan oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) Aceh. Sebelumnya telah dilaksanakan empat seri yang berlangsung di Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Barat, dan Aceh Timur.
Grand Final kejuaraan daerah Off Road ini memperebutkan Tropy Ketua DPR Aceh.
“Kegiatan ini juga untuk menjaring atlet-atlet berbakat yang memiliki kemampuan handal dalam bidang olah raga mesin roda empat yaitu offroader, sehingga untuk ke depan mampu membawa nama Aceh di kompetisi kejuaraan nasional,” ujar Teungku Muharuddin, seperti siaran pers yang dikirim panitia kepada portalsatu.com, Kamis, 3 Desember 2015.
Teungku Muharuddin mengatakan di acara grand final Kejurda Aceh 4×4 Off Road ini juga mendukung program Ditlantas Polri Polda Aceh mewujudkan Aceh Tertib Bersatu Keselamatan Nomor 1.
“Dalam acara ini kita bersama Ditlantas Polda Aceh menyosialisasikan kepada para pecinta balapan agar tidak balapan di jalan umum. Tapi balapan di sirkuit yang sudah disediakan pada event-event resmi, baik roda empat maupun roda dua, dan mengimbau kepada seluruh masyarakat Aceh, kita Aceh harus tertib berlalu lintas dan bersatu untuk keselamatan,” ujarnya.
Selain itu, Ketua DPR Aceh juga mengaku peduli sektor olah raga mesin. Menurutnya Aceh mempunyai potensi besar untuk bersaing dengan provinsi lain di Indonesia.
“Para offroader-offroader Aceh agar terlatih menghadapi medan berat untuk persiapan ikut serta dalam penanggulangan bencana yang medannya tidak dapat dilalui oleh kendaraan biasa. Untuk itu para offroader pun bisa diasetkan atau dijadikan personil, dan kendaraannya sebagai dukungan transportasi dan evakuasi penanganan darurat bencana, misalnya banjir, longsor atau bencana bencana alam lainya,” katanya.[]