SIGLI – Pemerintah Kabupaten Pidie dinilai tidak memihak rakyat dalam pembangunan jalan. Pasalnya, jalan yang sudah rusak parah dan sangat dibutuhkan warga diabaikan. Sementara ruas jalan yang masih layak digunakan sudah dibangun lagi.
Sejumlah warga menilai Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Pidie tidak menyahuti keluhan masyarakat. Meski sudang berulang kali diajukan bahkan beberapa kali dimuat media tentang kondisi ruas Jalan Sanggue Tijue yang mengalami rusak parah sudah menahun, hingga kini tidak kunjung dibangun kembali. Padahal, jalan itu tiap hari dilalui ratusan siswa menuju kompleks pelajar di Tijue, Sigli.
Kondisinya sudah sangat parah, aspalnya sudah terkopak- kapik, sehingga sulit dilalui pengguna jalan. Sangat menyedihkan ketika pagi dan siang saat anak sekolah melintasi jalan dan terjatuh karena terperosok ke lubang yang ada di sepanjang ruas jalan, ungkap Ismail, salah seorang tokoh masyarakat Kemukiman Paloh, kepada portalsatu.com, Kamis, 27 Juli 2017.
Hal senada diungkapkan Ketua Pemuda Gampong Labui, Ramli. Ia merasa heran dengan kebijakan pemerintah terkait pembangunan jalan, karena dinilai tanpa menyeleksi mana yang lebih layak dan belum layak. Kata dia, mungkin mereka (pejabat) hanya duduk di balik meja merencanakan dan merancang pembangunan jalan.