Media hiburan mati dalam waktu cepat. Siapa sekarang yang masih memutar kaset, VCD, CD dan Walkman?
Tapi dari berbagai media hiburan, ada satu yang masih bertahan dan bahkan tak menunjukkan tanda-tanda akan hilang dari peredaran dalam waktu dekat.
Media hiburan tersebut bernama radio dan daya tahannya tetap kuat karena faktor mobil.
Berkat mobil orang masih mendengarkan radio dalam waktu 80 tahun terakhir.
Bagaimana bisa? Sebab utamanya adalah mendengarkan radio adalah aktivitas yang tak terlalu menuntut kerja keras atau perhatian penuh.
Kita masih bisa mendengarkan radio dengan enak ketika menyetir. Bahkan menyetir dan mendengarkan radio adalah kombinasi ideal.
Ketika mata dan otak tertuju ke jalan, telinga masih bisa diperintahkan untuk mendengarkan berita atau musik di radio.
Kajian oleh lembaga penelitian di Amerika Serikat Pew tahun lalu memperlihatkan jumlah orang-orang Amerika yang mendengarkan radio digital (seperti Pandora, iHeartRadio, atau Google Play Music) naik dua kali lipat sejak 2010.
Masih populer
Dari angka ini, jumlah responden yang mendengarkan radio digital di mobil naik tajam, yang bermakna media hiburan dengan format radio sebenarnya masih populer.
Popularitas radio antara lain disebabkan oleh kemampuannya beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Dulu radio didengarkan melalui gelombang AM, kemudian FM, dan sekarang hadir di internet, yang dengan mudah diakses melalui PC, tablet, atau telepon genggam pintar.