LHOKSUKON – Hasil tangkapan ikan nelayan di Aceh Utara sejak sebulan terakhir menurun walaupun jarak pandang–akibat kabut asap kiriman yang menyelimuti kawasan tersebut–sudah mulai membaik.

Panglima Laot Kabupaten Aceh Utara, Ismail Insya kepada portalsatu.com, di Lhokseumawe, Sabtu, 14 November 2015, menyebutkan hingga kemarin tangkapan nelayan di sebagian besar kawasan Aceh Utara menurun.

Menurutnya, kondisi tersebut terjadi sejak munculnya kabut asap kiriman dari wilayah Sumatera dan Kalimantan beberapa waktu lalu. Namun, walaupun kabut asap kini tidak ada lagi, tangkapan nelayan tetap menurun.

“Penyebabnya sekarang bukan lagi kabut asap, melainkan keruhnya air laut. Ya, air laut nampak hitam sehingga ikan-ikan berpindah ke tempat lainnya,” kata Ismail Insya.

Kata Ismail, para nelayan hanya mendapatkan ikan dalam jumlah minim, sehingga penghasilan mereka selama ini turun drastis. Tak hanya itu, sebagian tauke (pemilik boat) juga mengalami kerugian.

Dia menambahkan, walaupun tangkapan ikan mengalami menurun, nelayan tetap melakukan aktivitas melaut secara normal.[]