LHOKSUKON – Rutan Lhoksukon, Aceh Utara, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama para narapidana dan tahanan, Sabtu, 5 Maret 2016. Ratusan napi terlihat menangis haru saat Waled Abu Bakar, Pimpinan Dayah Darul Zamil Al-Aziziyah membacakan doa
“Lantunan doa dan tausiah yang diberikan Waled sangat menyentuh hati saya. Saat mendengarnya saya jadi teringat keluarga di rumah,” ujar Adnan, salah satu narapidana kasus narkotika yang mendapatkan hadiah kain ridak dari Waled Abu Bakar.
Dalam kesempatan itu, Waled mengingatkan para napi agar tidak mengulangi lagi perbuatannya hingga harus mendekam di dalam Rutan. Selain meminta napi untuk meninggalkan segala kebiasaan buruk di masa lalu, Waled juga mengajak mereka untuk menegakkan tiang agama dengan tidak meninggalkan salat lima waktu.
“Jika saudara sekalian keluar dari Rutan ini, janganlah sungkan singgah di dayah jika ada melintas di Mutiara, Pidie. Saya siap membimbing saudara semua dengan membuka lebar pintu dayah,” kata Waled Abu Bakar.
Sementara itu Kepala Rutan Lhoksukon, Effendi menyebutkan, ini merupakan Maulid perdana selama ia bertugas di Lhoksukon. Peringatan Maulid ini hanya dikhususkan untuk napi, tahanan dan sipir Rutan.
“Saya harap peringatan Maulid ini dapat membuka mata hati warga binaan (napi) untuk kembali ke jalan yang benar. Kasihan orang tua, istri dan anak di rumah yang harus menanggung malu akibat perbuatan melanggar hukum yang telah mereka lakukan hingga akhirnya menjadi penghuni Rutan Lhoksukon,” katanya.[](bna)