SUBULUSSALAM – Mijir Bancin, 40 tahun penduduk Desa Cepu, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam terpaksa membongkar rumah miliknya karena khawatir ancaman longsor di belakang rumah tersebut.
Jarak longsor hanya sekitar dua meter dari bagian dapur rumah Mijir. Sementara rumah warga sebelah kanan justru lebih dekat yakni sekitar satu meter.
“Rumah Mijir ini tadi pagi dibongkar karena titik longsor persis berada di belakang rumahnya,” kata Teguh, 35 tahun, salah seorang warga Desa Cepu kepada portalsatu.com, Sabtu, 9 September 2017.
Selain Mijir, beberapa warga lainnya sudah mengungsi ke rumah famili karena khawatir longsor mengancam rumah mereka. Sebagian warga masih bertahan di rumah masing-masing sambil berharap penanganan lebih lanjut dari pemerintah untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan.
“Ada yang sudah mengungsi, ada yang masih bertahan,” kata Teguh yang mengaku di belakang rumahnya juga terjadi longsor.