SUKA MAKMUE - Kader dan simpatisan Partai Aceh diminta agar tidak mudah termakan fitnah serta isu murahan yang sengaja dihembuskan pihak-pihak tertentu, untuk memperkeruh suasana…
SUKA MAKMUE – Kader dan simpatisan Partai Aceh diminta agar tidak mudah termakan fitnah serta isu murahan yang sengaja dihembuskan pihak-pihak tertentu, untuk memperkeruh suasana maupun untuk memperburuk citra Partai Aceh.
Hal ini disampaikan Ketua DPA Partai Aceh/KPA, H. Muzakir Manaf, saat orasi politik pada peresmian Posko Pemenangan di Nagan Raya, Selasa, 6 September 2016.
“Ini adalah tahun yang penuh dengan fitnah. Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat, jika ada kabar maupun berita miring terkait saya dan seluruh calon dari Partai Aceh, agar mengkonfirmasi langsung kepada yang bersangkutan, sehingga semua jelas dan terang, mana berita benar dan mana yang fitnah,” ujar pria yang akrab disapa Mualem ini.
“Semua orang sedang mencari-cari keburukan kita, jadi mari kita sikapi hal tersebut secara benar agar tak timbul fitnah,” kata Mualem lagi.
Mualem juga berpesan agar seluruh kader Partai Aceh agar berkampanye dengan bijak dan tidak menebar fitnah. “Biarkan saja orang lain menyebar fitnah, kita tetap berjuang secara benar dan menyampaikan fakta,” katanya.
Sementara itu, TA Khalid, calon Wakil Gubernur Aceh, dalam orasi politiknya meminta seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat barisan guna menjaga masuknya orang-orang dari luar yang ingin menghancurkan dan melemahkan Partai Aceh.
“Kita harus tetap bersatu memperkuat barisan untuk menjadi benteng pemenangan Mualem, dan benteng dari masuknya orang-orang yang ingin menghancurkan Aceh dan Partai Aceh. Mari bersama kita bekerja sekuat tenaga untuk memenangkan Mualem menjadi pemimpin Aceh, lima tahun mendatang,” kata TA Khalid.
Selain TA Khalid, sejumlah tokoh Partai Aceh juga menyampaikan orasi politik, diantaranya Chalidin Oesman, Abon Thalib dan sejumlah tokoh lainnya.
Dalam orasinya, Abon Thalib menyampaikan bahwa di bawah kepemimpinan Muzakir Manaf dan TA Khalid, maka Aceh akan menjadi negeri bersyari'at dalam naungan ahlussunah wal jama'ah.
“Mualem dan TA Khalid adalah titipan ulama dan harapan rakyat Aceh, maka mari kita bekerjasama memenangkan pasangan ini untuk memimpin Aceh dan memilih pasangan Jamin Idham dan Chalidin Oesman, untuk memimpin Kabupaten Nagan Raya lima tahun ke depan,” kata Abon Thalib.
Sejumlah orator juga menyatakan dukungan penuh untuk memenangkan pasangan Muzakir Manaf-TA Khalid sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, dan pasangan H.M. Jamin Idham, SE dan Chalidin Oesman, SE, sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Nagan Raya, periode 2017-2022.[](bna)