TERKINI
NEWS

TA Khalid Ulas Dasar Muncul Independen dan JKA

TAKENGON - Calon Wakil Gubernur Aceh T.A. Khalid mengulas asal usul keberadaan kandidat calon independen (perseorangan) di Indonesia. Mantan Ketua DPR Kota Lhokseumawe itu mengklaim,…

DATUK HARIS MOLANA Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.1K×

TAKENGON – Calon Wakil Gubernur Aceh T.A. Khalid mengulas asal usul keberadaan kandidat calon independen (perseorangan) di Indonesia.

Mantan Ketua DPR Kota Lhokseumawe itu mengklaim, calon kandidat independen pertama sekali muncul di Aceh pada saat Komite Peralihan Aceh (KPA) mengusung pasangan Irwani Yusuf – Muhammad Nazar pada Pilkada 2006 silam.

Usungan Irwandi Yusuf – Muhammad Nazar oleh KPA kata TA Khalid lantaran pasca-MoU Helsinki, Partai Aceh (PA) belum terbentuk dan sedang dalam perumusan.

Keberhasilan Irwandi Yusuf – Muhammad Nazar saat itu, katanya, juga ditopang kalangan mantan kombatan yang sudah mendominan di Legislatif Aceh.

“Di republik ini sebenarnya tidak ada sistem independen, karena Indoesia sudah salah anut. Independen itu pertama sekali terjadi di Aceh. Artinya Indonesia meniru dari Aceh membentuk calon independen itu,” ujar TA Khalid dalam paparannya saat pengukuhan Tim Pemenangan Muzakir Manaf – TA Khalid di Lapangan Musara Alun Kota Takengon, Jumat sore 27 Januari 2017.

Asal usul JKA

Di hadapan massa pendukung, TA Khalid turut menjelaskan asal muasal Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).

JKA, katanya, mulai dirancang sejak 2003 silam. Namun, baru berhasil diwujudkan pada tahun 2007 pascadamai antara RI-GAM dengan topangan dana Otonomi Khusus (Otsus) setelah adanya desakan dari para petinggi Komite Peralihan Aceh (KPA) dan Wali Naggroe Malik Mahmud Al Haitar kepada Irwandi Yusuf saat itu.

“Dana JKA itu berasal dari Otsus, di Aceh ada Otsus karena ada perdamaian yang lahir dari perjuangan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), jadi bukan upaya Irwandi JKA itu, tapi upaya GAM,” ujar TA Khalid.[]

DATUK HARIS MOLANA
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar