TAKENGON – Hujan deras yang terjadi di Kabupaten Aceh Tengah pada Minggu, 18 Oktober 2015 malam, mengakibatkan ratusan rumah di Desa Linung Bulen Satu, Kecamatan Bintang, terdampak luapan air. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, tetapi masyarakat kehilangan harta benda dan kerusakan hasil panen seperti beras, padi dan kopi.

“Kejadiannya sekitar pukul 11 (23.00) malam. Masyarakat dikagetkan dengan meluapnya air sungai yang masuk ke perumahan warga,” kata Reje (Kepala Desa) Linung Bulen Satu, Suhada, ketika dikonfirmasi Selasa, 20 Oktober 2015.

Suhada mengatakan ketika air mulai masuk ke rumah, hampir semua warga terlihat panik malam itu. Sehingga yang paling diutamakan adalah menyelamatkan keluarga masing-masing.

“Airnya sampai ke lutut orang dewasa, karena masih saja terus mengalir sebagian warga malam itu banyak berteriak mengingatkan para tetangga untuk mencari selamat,” katanya.

Wakil Bupati Aceh Tengah, Khairul Asmara bersama Kasdim 0106 Aceh Tengah dan didampingi Camat Bintang, langsung melihat tempat kejadian dan meninjau lokasi rumah warga yang terkena luapan air, Senin, 19 Oktober 2015 pagi.

Saat dikonfirmasi, Khairul mengatakan luapan air terjadi karena sungai yang berada di Kampung Linung Bulen Satu itu dangkal, sehingga menyebabkan air meluap karena hujan deras.

“Solusi sementara akan dikerahkan alat berat untuk mengeruk dasar sungai yang dangkal akibat sedimentasi, sehingga air menjadi lebih lancar, termasuk memperhitungkan bila hunjan deras sewaktu-waktu kembali terjadi,” kata Khairul yang turut memberikan bantuan masa panik kepada masyarakat yang terkena musibah.[](bna)