BANDA ACEH - Erwin terlihat kesal. Pria berbadan ceking itu merengut saat mencuci gelas kotor di wastafel, Minggu, 2 Oktober 2016 petang. Gelas itu sudah…
BANDA ACEH – Erwin terlihat kesal. Pria berbadan ceking itu merengut saat mencuci gelas kotor di wastafel, Minggu, 2 Oktober 2016 petang. Gelas itu sudah dibalurinya dengan sabun. Busa putihnya sudah mengembang seperti balon. Namun, kran tak jua mengucurkan air.
“Sudah dua hari air PDAM berhenti mengalir,” kata Erwin dalam bahasa Aceh.
Erwin merupakan salah satu pekerja di kedai Tahu Goreng Pagar Air, di Jalan Prof Ali Hasjmy, Lamteh, Banda Aceh. Kesehariannya adalah menyeduh kopi, minuman dingin, dan juga membersihkan gelas.
“Kon tanyoe mantong, mandum matee ie. Palak teuh,” ujar pria berkulit hitam itu seraya meracik segelas kopi hitam kepada pelanggan.
Bukan hanya Erwin yang menggerutu terkait macetnya aliran air dari PDAM Tirta Daroy ini. Herman RN, salah satu warga Gampong Pineung, Banda Aceh, juga merasakan hal yang sama. Kekesalannya dicurahkan dalam sepotong artikel singkat di wall akun facebook miliknya, sekitar pukul 16.00 WIB tadi.
“Semoga Allah memberikan hidayah kepada Bunda Illiza, DPRK Banda Aceh, dan pimpinan PDAM Tirta Daroy. Tidak seharusnya mereka membiarkan suplay air PDAM mati sejak sore kemarin hingga sore ini, yang telah menyebabkan terganggunya orang beribadah dan terganggu soal kebersihan. Harusnya, pada jam-jam tertentu, aliran air dihidupkan (dibuka) dan ada pemberitahuan sehingga masyarakat bisa menyediakan penampungan/stok air bersih. Meunyo lage nyoe macam, ek mungken tameudo'a Bunda beu meunang? Tajak u meuseujid, meuseujid pih hana ie! Alahai Bundo!!!,” tulis Herman yang kemudian mendapat 38 like, dua kali dibagikan serta sedikitnya 15 komentar dari teman-temannya.
Dia mengatakan pemutusan air dari PDAM ini juga dialami warga Lampineung, Ulee Kareng dan Pango. Menurut Herman, kabar dari pihak PDAM Tirta Daroy menyebutkan pemutusan aliran air ini berlangsung sementara karena sedang ada perbaikan pada pipa utama di Pango.
“Itu di-tweet saya semalam,” kata Herman yang mengaku mendapat kabar tersebut melalui akun twitter-nya.
Hingga saat ini, portalsatu.com masih mencoba menghubungi pihak PDAM Tirta Daroy untuk mengonfirmasi keluhan pelanggan ini.[]