SUBULUSSALAM – Para penyuluh pertanian se-Aceh mengikuti jambore di Kota Subulussalam yang digelar selama dua hari pada Sabtu-Minggu, 21-22 Mei 2016.
Kumpulnya para penyuluh pertanian tersebut menurut ketua Perhiptani Aceh H Nasaruddin, baru pertama kali dilakukan. Menurutnya Kota Subulussalam telah mencatatkan diri dalam sejarah dilakukannya jambore pertama penyuluh pertanian se-Aceh
Ada yang pertama, pasti ada yang kedua, dan melalui momentum jambore ini diharapkan semakin meningkatkan peran penyuluh pertanian, khususnya di Provinsi Aceh, kata Nasaruddin yang juga Bupati Aceh Tengah.
Kondisi global sangat mempengaruhi ketahanan pangan suatu negara, jika kondisi aman negara yang kekurangan pangan masih bisa mengimpor dari negara lain. Hal berbeda jika terjadi konflik global, maka negara yang punya kekuatan pangan akan bertahan.
Menurut Nasaruddin seiring dengan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan, peran penyuluh pertanian menjadi strategi ikutan yang diharapkan mendukung program pemerintah tersebut.