SUBULUSSALAM – Tuan rumah berhasil menyabet juara pertama stand terbaik se-Aceh di ajang pameran Dekranasda Aceh yang dilaksanakan di Kota Subulussalam. Pengumuman pemenang dilaksanakan di Aula Serba Guna Pendopo Wali Kota Subulussalam, Rabu, 4 November 2015.

Stand Subulussalam meraih nilai tertinggi dengan raihan 560 poin. Sementara Aceh Besar hanya meraih 555 poin dan menyusul Kota Sabang dengan 552 poin.

Adapun aspek penilaian dilihat dari dekorasi yang sesuai dengan visi dan misi dekranasda kabupaten/kota, display produk, kualitas produk yang ditampilkan, penyediaan informasi, kerapian dan kebersihan stand serta pelayanan. 

Piagam penghargaan untuk kategori stand pameran terbaik diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Subulussalam, Drs. Salmaza, MAP. Piagam tersebut diterima oleh Ketua Dekranasda Kota Subulussalam Sartina NA, SE, M.Si.

Okti Ananda, ST selaku penanggungjawab mengatakan sebanyak 861 orang berkunjung selama tiga hari pelaksanaan kegiatan ke stand pameran Pemko Subulussalam. Data tersebut berdasarkan catatan buku tamu yang disediakan oleh panitia.

“Bahkan lebih dikarenakan sebagian dari mereka (tamu) tidak mengisi buku tamu,” tuturnya. 

Stand Subulussalam memamerkan berbagai kerajinan tangan yang dibuat oleh masyarakat. Diantaranya miniatur kapal tugu Simpang Runding, pot bunga, lampu petromak, tudung nasi, celengan yang berbahan dasar lidi sawit dan batok kelapa. Sedangkan makanan unggulan yang dipamerkan adalah nditak labar manok, mie runding, ikan lele asap, sambal tokok, abon lele, penyek lele dan aneka keripik dari buah-buahan.

Sedangkan untuk dekorasi stand, Subulussalam menampilkan pelaminan pintu gadung yang dilengkapi dengan galah dua belas. Pelaminan Pintu Gadung tersebut memiliki tiga pintu yang memiliki fungsi dan makna yang lain-lain. 

Hj. Nur Habibah salah satu dekorator stand mengatakan dekorasi yang ditampilkan sarat akan nilai-nilai kebudayaan Subulussalam. Selain itu juga menggambarkan adat-istiadat para nenek moyang terdahulu. 

“Kita harus selalu melestarikan kebudayaan dan adat-istiadat para pendahulu kita demi masa depan generasi kita. Itu lah yang kita tampilkan di stand Subulussalam ini,” katanya.

Selain meraih juara I untuk stand pameran, Subulussalam juga memenangkan lomba kreasi busana daerah terfavorit. Tuan rumah juga menyabet juara II pada kategori lomba makanan unggulan yaitu nditak labar manok yang mendapat nilai 80, juara III pada kategori laporan ketua dekranasda kab/kota dengan nilai 337 dan juara harapan III pada kategori lomba desa kerajinan yaitu Desa Mukti Makmur Kecamatan Simpang Kiri Kota Subulussalam.[](adv)