LHOKSUKON Sop iga dan sop buntut menjadi primadona selama bulan suci Ramadan di Dstar Coffe Lhoksukon, Aceh Utara. Rasa kaldu dan racikan bumbu istimewa dari koki yang didatangkan khusus dari luar kota itu, menjadikan lauk berkuah bening itu laris manis.
Di sini kami menyediakan tiga jenis sop, mulai dari daging, iga hingga buntut. Rata-rata pelanggan menyukai menu itu. Selain sop, ayam penyet juga cukup diminati. Selain rasa sambal terasinya yang nendang, harga pun ramah di kantong, kata Riki Murtala, 34 tahun, pemilik Dstar Coffe yang ditemui portalsatu.com menjelang berbuka puasa, Selasa 21 Juni 2016.
Untuk minuman, lanjutnya, aneka jus dan coffe paling diminati. Khusus coffe yang sangat disukai pelanggan jenis espresso dan latte. Sedangkan untuk jus alpukat, apel, buah naga, semangka, jeruk, mangga, terong belanda dan melon.
Di sini kami mengusung konsep coffe dan resto, mengingat banyaknya peminat coffe di Aceh. Dari segi penataan interior berbahan kayu, kami mengadaptasi dari negeri sakura, Jepang agar tampil beda, ucapnya.
Ia menyebutkan, pihaknya berupaya merangkul semua kalangan dengan harga kaki lima, tapi rasa bintang lima. Bukan hanya orang tua yang bisa menikmati aneka menu yang disajikan, tapi juga kalangan remaja tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Selain sop dan ayam penyet, Dstar Coffe juga memiliki menu andalan lainnya. Di antaranya, aneka nasi goreng, iga lada hitam, cumi sambal pete, udang asam manis, bawal goreng terbang, kakap saus pedas, serta aneka jenis masakan bandeng tanpa tulang.