ANKARA Pemerintah Somalia yang mendukung pemerintahan Turki kepemimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan telah menutup tiga sekolah Nil Akademi dan rumah sakit yang diduga berada di bawah kendali Fethullah Gule (feto) di negara tersebut, Sabtu 23 Juli 2016.
Menurut koresponden Anadolu Agency yang diterima dari sumber-sumber diplomatic Turki, Somalia adalah salah satu negara yang punya respon terkuat terhadap kudeta gagal berlangsung pada 15 Juli di Turki.
Dalam konteks ini, atas permintaan pemerintah Turki, tiga sekolah Nil Academy dan satu kegiatan rumah sakit ditutup dan semua pegawainya diberhentikan dan dikeluarkan dari negara tersebut.
Pengurus lembaga itu diberikan waktu satu minggu untuk meninggalkan negara Somalia. Pemerintah Somalia mengatakan, batas itu berakhir kemarin.
Koordinasi dengan Kedutaan Besar Turki
Dengan demikian, kegiatan belajar anak perempuan sekolah dasar dan sekolah tinggi klasik di sana, sejak hari ini serta kegiatan rumah sakit akan dilanjutkan dalam koordinasi Kedutaan Turki di Mogadishu.
Dalam beberapa waktu mendatang, Turki mendukung Somalia untuk melanjutkan kegiatan tersebut sebagaimana biasa tanpa mengurangi kualitas pendidikan di sekolah-sekolah itu, direncanakan dimulai kembali pada pertengahan Agustus ini.