LHOKSUKON – Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Pase Raya bukanlah hal yang mudah. Selain membutuhkan kerelaan alokasi dana dari Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Timur, hal itu juga membutuhkan dukungan dari para tokoh wilayah Pase.
Samsuddin Jalil atau Ayah Panton, salah satu budayawan asal Kota Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara menilai, selain harus melibatkan tokoh akademisi, pengusung Pase Raya juga harus mempelajari sejarah awal, termasuk wacana pembentukan Kecamatan Piada di Aceh Utara yang hingga saat ini belum berjalan.
Ditambah lagi, kata Ayah Panton, Aceh Timur sebelumnya sempat mewacanakan DOB Julok Raya dengan mengandalkan PT. Medco.
“Yang saya dengar ada delapan kecamatan yang dirangkul, lima dari Aceh Utara dan tiga dari Aceh Timur. Pertanyaannya, apakah kedua kabupaten itu rela melepas beberapa kecamatan yang ada dan siap mengalokasikan dana untuk kabupaten baru. Apalagi setahu saya, dana pembentukan kabupaten baru itu ditanggung kabupaten induk,” ujar Ayah Panton, Selasa, 25 Juli 2017.
Ia menambahkan, soal gabungan tiga kecamatan Aceh Timur, apakah para tokohnya akan setuju, mengingat kabarnya Aceh Timur sempat mewacanakan DOB Julok Raya.